Tips Defrag Hardisk Maksimal

Hallo semua 😀
long time no post (sorry)

Kali ini saya pengen bagi2 trik rahasia yg sering saya gunakan buat Defrag Hardisk under windows. Kalau kalian teliti ada beberapa file yg tak bisa di-defrag dan meningggalkan sedikit ganjalan. Apalagi ternyata file tersebut itu ternyatah file system :3
Makanya kali ini saya akan saya ajarkan caranya biar file tersebut jg ter-defrag SEMPURRNAA…

Oke,
jadi apa sih file2 yg gak bisa di defrag??
kalau diperhatikan di log defrag, file2 yg seringkali gagal di defrag itu pagefile.sys dan hiberfil. Dua2nya itu file system penting. Terutama pagefile.sys. File ini terus aktif digunakan oleh windows. Jadi akan lebih baih jika file ini ter-defrag.

File ini merupakan “virtual memory” bagi windows, cadangan tempat u/ menampung proses yg sedang berlangsung ketika memory RAM penuh. Jika kalian pernah membuka banyak aplikasi sekaligus lalu muncul error & peringatan “virtual memory to low…” maka itu sebabnya ada di file ini. Ukurannya perlu diperbesar.

Sedang hiberfil digunakan untuk fitur Hibernate dan fast-shutdown. Ukurannya setidaknya sama dengan ukuran RAM.

Baik, kembali ke inti masalah.
Jadi gimana caranya biar 2 file ini terdefrag?
DISABLE! DONE!
serius.
hahaha =))

Tapi kann itu file sistem??
tenang.. itu gampang nanti enable lagi klo udah proses defrag selesai kok. Karena klo cuma main disable-enable aja kadang kondisinya tetap ter-split, tidak ter-defrag. Apalagi klo kondisi hardisk mepet. Ampun dah >.<

Oh Iya, saya lupa bilang.
kali ini kita pake tool namanya TuneUp Utilities biar gampang. Karena klo harus nelusuri seting windows terlalu repot. Dan juga fitur defragnya lebih baik.

 

DISABLE VIRTUAL MEMORY

Jadi, caranya matiin pagefile.sis/Virtual Memory begini…

  1. klik kanan My Computer > Properties
    1._comp_propertis.png
  2. Klik Advanced System Setting
    2._advance.png
  3. Munculah jendela System Properties dgn tab aktif Advanced.
    Pada bagian performance (atas) klik settings
    3._advance_propertis.PNG
  4. Pada jendela dialog performance, pilih tab advance.
    lalu pada bagian virtual memory klik change.
    4. performance
  5. Munculah jendela Virtual Memory.
    Pilih “No Paging file”, kemudian klik “Set”
    5._remove_paging.PNG
  6. Klik OK, tutup semua jendela

Biasanya setelah itu minta restart. Jika sudah selesai restart saja. Nantinya, setelah selesai defrag kembalilah ke jendela seting ini dan aktifkan kembali virtual memory. Klo sering buka aplikasi banyak sekaligus lebih baik di-set besar sekalian. Untuk sistem 32 bit maksimum 4096MB. Saya biasanya nge-set maksimal 4096-4096 MB jadi biar selalu available buat aplikasi yg berjalan.

 

DISABLE HIBERNATE

Langkah selanjutnya yaitu matikan fitur hibernate. Untuk simplenya, pake TuneUp Utilities saja. Lokasi setingnya di windows agak ribet (alibi, padahal lupa). Lagipula tiap versi windows beda lokasi setingnya. Begini langkahnya…

  1. Buka tool Gain Disk Space atau Free Disk Space (ngikutin versi TuneUp nya)
    Klik windows function yg ada di bagian bawah
    1. tune up free disk space.PNG
  2. Di bagian Hibernation file klik “disable”
    hasilnya jadi seperti ini
    2. disable.PNG
  3. Close semua windows, Done!

oke, itu semua caranya untuk menyingkirkan file yg susah di-defrag. Setelah ini komputer di-restart. Klo kedua file tersebut masih ada, hapus saja gapapa. Barulah partisi system di defrag.

Untuk Defrag saya juga menyarankan pake TuneUp yg punya fitur lebih drpd defrag bawaan windows. Yang masih belum familiar perhatikan, begini langkahnya….

  1. Buka TuneUp Disk Defrag
    cek pada partisi system
    di opsi bawahnya langsung saja pilih “automatically thorough”
    biar di defrag secara menyeluruh
    1. tuneup defrag.png
  2. ini tampilan proses analisa partisi
    2. analyze.PNG
  3. tampilan proses defrag
    3. defragmenting.PNG

perhatikan legenda warna di kiri bawah. block yg berwarna menandakan file sistem yg tak dapat di defrag. Tanpa melakukan 2 langkah di awal tadi umumnya file ini terposting menjadi beberapa bagian. Dan akan memperngaruhi performa.

Setelah proses defrag selesai, Virtual Memory & Hibernate bisa diaktifkan kembali. File tersebut akan di tempatkan pada ruang kosong di belakang deretan file dalam kondisi utuh, tidak terpotong.

 

Sekian,
semoga bermanfaat
🙂