Instalasi Laravel

Instalasi Composer

Laravel menggunakan Composer untuk mengelola dependency, seluruh komponen kebutuhan sistem. Pertama, download file composer.phar. Setelah dapat, file tersebut dapat disimpan di direktori proyek yg dibuat atau pindahkan ke direktori (linux) usr/local/bin agar dapat digunakan secara global melalui sistem operasi. Bagi pengguna Windows, gunakan Composer Windows installer.

Instalasi Laravel

Via Laravel Installer

Pertama, download Laravel installer PHAR archive. Demi kenyamanan, rename file tersebut menjadi “laravel" pindahkan ke direktori /usr/local/bin. Setelah terinstal, hanya dgn perintah terminal laravel new akan membuat instalasi proyek Laravel baru pada direktori yg disebutkan. Misal perintah, laravel new blog akan membuat direktori bernama blog berisi instalasi Laravel baru dgn seluruh dependency terinstal. Cara ini sangat cepat dibanding proses instalasi via Composer. 

Via Composer Create-Project

Instalasi Laravel bisa juga menggunakan perintah Composer create-project melalui terminal:

composer create-project laravel/laravel --prefer-dist

Via Download

Setelah Composer terinstal, download versi terakhir framework Laravel dan ekstrak seluruh isinya ke direktori di dalam server. Selanjutnya pada root direktori Laravel hasilnya tadi, jalankan perintah melalui terminal php composer.phar install (atau composer install)  untuk menginstal semua dependency. Proses ini membutuhkan Git terinstal di server.

Jika ingin melakukan update sistem Laravel, gunakan perintah php composer.phar update melalui terminal.

Kebutuhan Server

Framework Laravel memiliki beberapa kebutuhan sistem:

  • PHP >= 5.3.7
  • MCrypt PHP Extension

Pada PHP versi 5.5, beberapa distro OS harus secara manual menginstal PHP JSON extension. Untuk Ubuntu, caranya dgn mengetikan perintah apt-get install php5-json.

Konfigurasi

Laravel hampir tidak membutuhkan kofigurasi. Kamu bebas untuk mulai berkreasi. Tapi sebaiknya lihatlah file app/config/app.php dan dokumentasinya. File tersebut berisi berbagai opsi seperti timezone dan locale yg mungkin perlu disesuaikan menurut aplikasi yg dibuat.

Permissions

Laravel membutuhkan sebuah set permission untuk dipastikan konfigurasinya: folder app/storage harus memiliki write-permission untuk web-server.

Paths

Beberapa path direktori framework dapat dikonfigurasi. Untuk mengubahnya, lihat file bootstrap/paths.php.

Merapikan URL

Apache

Framework sudah termasuk file public/.htaccess  agar memungkinkan URL tanpa index.php. Jika menggunakan Apache untuk menjalankan aplikasi Laravel, pastikan untuk menghidupkan modul mod_rewrite.

Jika file .htaccess yg termasuk didalam paket Laravel tak bekerja di Apache, coba ganti isinya dgn ini:

Options +FollowSymLinks
RewriteEngine On

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteRule ^ index.php [L]

Nginx

pada Nginx, perintah berikut dapat digunakan untuk merapikan URL:

location / {
    try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;
}

Sumber: http://laravel.com/docs/installation